Jumat, 20 Mei 2011

Sinopsis: The Gogons, James & The Incredible Incident

Judul                     : The Gogons, James & Incredible Incident
Penulis                  : Tere-Liye
Terbit                    : Jakarta; Gramedia Pustaka Utama, 2006, 288 Halaman, 20 cm.
               
Persahabatan mereka berawal dari bangku kuliah. Dipertemukan tidak senganja oleh takdir huruf pertama. Azhar Kuntoaji (Azhar), Adi Surya (Adi), Ari Nur Rahman (Ari), Ahdi Ardli Budi Asmoro (Diar), Anandito Budi Nugraha (Dito), A James (James). Diantara mereka lazim saling memanggil dengan sebutan “gon,” ditambah sedikit awalan dan biat keren dituliskan “The Gogons.” Mereka bertabiat laksana bumi dan langit, berperangai bagai saputan pelangi. Persahabatannya hingga menembus batas-batas rasionalitas.
James itu playboy sejati, ia seorang host sebuah acara mistik yang live pukul 24.00. Dito yang berwatak keras seumur-umur tidak laku-laku juga. Diar hobi menyela dan tak pernah merasa ganteng (tetapi Diar selalu bilang wajahnya manis). Ari orangnya sistematis dan juga cerdas, diantara teman-temannya dialah yang nilai akademiknya paling baik. Azhar yang bangga dengan motor dan jaket balapnya namun pemalu minta ampun. Adi, mungkin dialah yang paling beruntung diantara mereka.
Cerita bermula ketika James sering mimpi tak jelas dan aneh. Namun setiap kali ia bermimpi pasti seketika ia lupa saat terjaga. Sampai dipenghujung cerita akhirnya terangkailah semua kejadian yang ternyata saling berkaitan satu sama lain.
Suatu hari mereka berlima (minus Adi) berangkat ke Bali untuk menghadiri resepsi pernikahan Adisahabat mereka yang mempersunting Made, anak semata wayang seorang ningrat disana. Bukannya jadi tamu istimewa, mereka dikerjai dengan menjadi pagar bagus. Dahlia dan Citra (teman masa kuliah) yang turut hadir pula tak henti mengolok dan menertawakan mereka. Tak lupa pula Citra mengabadikan moment tersebut dengan kamera digital yang selalu ditentengnya kemana-mana.
Petualang berlanjut ketika The Gogons plus Made, Citra, dan Dahlia berlibur ke Lombok mengunjungi Komodo Park. Sayangnya James tidak ikut karena ada urusan lain (apalagi kalo bukan misi cintanya, hehehe,,,), dan dalam perjalanannya ke Jakarta itulah ia bertemu Weni Herawaty cinta pertamanya. Kembali ke Lombok,,, disanalah benih-benih cinta antara Dahlia dan Azhar mulai berbunga, ada kemajuan setalah 24 tahun memendam perasaan masing-masing. Dito yang tak pernah laku dengan dalih mengincar cewek bule bertemu dengan Sivanna, turis asal Australia. Dua hari mereka disana kemudian kembali ke Jakarta.
Seminggu Berikutnya mereka berlibur ke rumah Diar di Puncak, lengkap kecuali Adi yang masih berbulan madu di Bali. Agak aneh tingkah Diar, ternyata ia telah divonis mengidap Diabetes yang telah mengalami komplikasi kemana-mana, termasuk organ-organ vitalnya. 2 pekan berikutnya, ia pun meninggal. Dipemakamannya semua hadir kecuali Dito, sejak Diar diopname, tak pernah sekalipun ia menampakkan batang hidungnya. Ia melanglang buana terbang ke Melbourne, bersama Sivanna. Di pemakaman itu, kembali James bertemu dengan gadis itu, Weni.
Masih segar dalam ingatan kematian Diar, kemalangan kembali menimpa. Dahlia dan Azhar kecelakaan. Selanjutnya Ari menderita Skizofrenia, kadar serotoninnya yang hanya sepersepuluh normal bekerja otomatis sejak kehilangan comfort zone-nya. Ia dirawat di Asylum. Kemudian Dito yang akhirnya kembali ke Indonesia, terpaksa dicegat karena terbukti membawa  4,9 kg heroin di dalam patung Kanguru pemberian Sivanna. Adi, ia terancam bercerai dengan istrinya. Dan James, ia yang menanggung semua kesedihan atas musibah yang menimpa sahabat-sahabatnya.
Di Asylum sanalah, James mendapat penjelasan atas semua peristiwa juga misteri dari mimpi-mimpinya. Ada banyak hal yang harus dilakukan The Gogons. Dito akan segera menjalani proses pengadilan, Adi yang akan menjadi pengacaranya, sayangnya ia juga tertatih oleh urusan keluarga. Ari akan menjalani kehidupan di Asylum, tapi setidaknya ia masih memiliki Citra. Azhar dan Dahlia  yang seharusnya menjemput cinta yang lebih baik ternyata mendapat kesulitan atas kebahagiaan mereka sendiri. Diar??? Tak ada yang bisa melupakan Diar ‘yang manis.’ Sedangkan James, banyak yang harus ia kerjakan. Ia harus menuntun Weni kembali ke kehidupan noemal.
Mereka awalnya berenam. Tetap “berenam” di akhir cerita apapun! Cowok-cowok metroseksual dengan masalah superserius! Memberikan makana tentang PERSAHABATAN sejati! Persahabatan yang suka-tidak-suka dituntut menjalani siklus pengorbanan yang indah. Inilah persahabatan! Persahabatan yang menuntut lebih dari sekadar kebersamaan.

07052011