Minggu, 21 Juni 2009
SEKADAR RETORIKA
Terjebak di kerangkeng otak berdebu
Bagaimana kalimat dapat ku renda,
sementara huruf masih tertatih ku eja
Kataku masih merayap di lubuk anganku
Terperangkap di jejaring sang waktu
Padahal, pena sudah mengetuk-ngetuk jiwa
dan puisi tak henti-henti mencambuk sukma
Lelah kuarungi samudera wacana
demi meramu cerita dari percikan realita
Letih kulayari muara tanda petanda
demi meracik kisah dari serpihan fenomena
Sibuk aku dengan jejalan kata yang meronta
sementara benak masih tersumbat timbunan tanya
apa semua hanya sekedar retorika?
Sabtu, 20 Juni 2009
Harapku pada-Mu
Jumat, 27 Maret 2009
Siapa Aku?
Sepertinya ku tidak tahu siapa matahari & siapa yang bumi, tadinya aku menganggap diriku sebagai matahari, tapi mengapa sinarku lebih redup dibandingkan dengan bulan. Aku memang bukan siapa-siapa apalagi sesuatu yang baik. Aku hanya mau bermanfaat bagi orang lain tapi pada kenyataannya, ku hanya terjebak pada suatu lingkaran yang membuat dua pilihan yang serba salah, yang tidak ada jalan keluarnya dan yang lebih parah lagi, Aku malah membuat air yang sudah jernih menjadi keruh. Maksud hati ingin membahagiakan & berbahagia, tapi malah terjebak pada keniscayaan. Siapakah aku, untuk apakah aku? buat apakah aku? ternyata jawabannya hanya satu. "Di dalam diriku gak ada yang bermanfaat bahkan untuk orang terdekatku. Aku bukannya ingin mengecilkan hati dan diriku Tapi apakah tidak narsis ataupun munafik, kalau ku jawab bukan sesuai dengan isi hatiku???
Dimanakah aku???
Mental terpuruk,hati terombang,akhlak diantara dua sisi,dimanakah aku?
Cermin hidup gak akan pernah menjawab apalagi bercermin pada air yang jernih...
Suara_suara sumbing,keras,lembut bahkan suara lemah pun masih kian tidak jelas...dimanakah aku?
Jangankan orang lain,diriku sendiri gak tau dimanakah aku...