Minggu, 15 November 2009

Allah, Aku Mengadu

November 2008
إيّاك نعبد و إيّاك نستغين
Ya Rabb… di saat hamba ingin menangis mengadukan semua persoalan hamba, hamba tidak menemukan tempat yang paling membuatku bisa lebih tenang kecuali mengadukan semuanya kepada-Mu ya Rabb…
Ampunilah hamba, jangan pernah berpaling dari hamba-Mu yang dha’if ini, kumohon…
Kasihanilah hamba, bimbinglah hamba agar senantiasa merasakan nikmatnya iman kepada-Mu ya Rabbul ‘Aalamiin
# Hamba sadari teguran dan kritikan dari makhluk-Mu adalah teguran-Mu ya Allah…, ampunilah kesalahan hamba dan jadikanlah hamba termasuk orang-orang yang berserah diri.

Rabu, 11 November 2009

PILIHAN UNTUK PARA MUSLIMAH


-->
Ehem, ehem...mmm … Siapa laki-laki pilihan para wanita muslimah untuk menjadi pendamping hidup? Seorang pejabat, hartawan, atau si wajah tampan? Bisa jadi itu semua bukan pilihan utama dan lebih menjatuhkan pilihannya pada laki-laki dengan syarat ketinggian taraf keimanan, ibadah serta aktifitas sosial dan dakwah yang lebih darinya. Ataukah cukup yang biasa-biasa saja dan setara bahkan lebih rendah dari dirinya dengan catatan selama ia masih beragama Islam. Pilihan-pilihan itu sering mengemuka seiring dengan rencana dan keinginan seorang wanita untuk menempuh jalinan rumah tangga. Sebab, konon saat ini semakin sulit mencari laki-laki ideal dan “jempolan”. Tentu bukan karena timpangnya perbandingan jumlah laki-laki dan wanita. Namun lebih dimungkinkan karena semarak aktifitas keislaman lebih berkembang di kalangan wanita muslimah dibandingkan laki-laki, meski hal itu masih perlu dilakukan verifikasi dengan data statistik yang benar.

Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah wajarkah seseorang wanita mensyaratkan kadar keimanan (agama) yang lebih tinggi atas calon suaminya? Nikah adalah ikatan paling kuat dan kekal antara dua jenis insan . Ia pun banyak membawa hal-hal yang lebih positif bagi seseorang daripada hidup membujang. Jiwa perlu diikat dengan pengikat yang kuat lagi kokoh. Pengikat ini adalah aqidah. Karena hanya aqidah yang dapat mengarahkan hidup seseorang, menyetir hati, pikiran dan perasaannya, serta menanamkan pengaruh yang paling berkesan, kemudian menentukan jalan kehidupan mereka.

Dalam kaitan inilah, para ulama bersepakat atas haramnya seorang wanita muslim mengawini laki-laki kafir, baik kafir musyrik ataupun kafir kitabi. Hal itu juga ditegaskan Allah SWT dalam firman-Nya, “… dan janganlah kamu menikahkan orang musyrik dengan wanita beriman sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mu’min lebih baik dari seorang musyrik walaupun ia menarik hatimu …” (QS/ Al-Baqarah:221). Secara teoritis, tabiat wanita akan cenderung mengikuti suaminya. Sementara dalam sistem Islam, kepala keluarga adalah suami. Hal ini mencerminkan bahwa kondisi calon suami yang lebih mapan dan tinggi keimanannya menjadi satu syarat yang tidak bisa diabaikan.

Sementara itu, ada kecenderungan laki-laki muslim untuk (sengaja atau tidak) menunda pernikahan dengan beragam alasan. Studi, karir, masalah ekonomi, ingin lebih mendahulukan kepentingan keluarga dan berbagai alasan lainnya. Kondisi tersebut sesungguhnya justru sangat kontradiktif dengan keadaan yang dialami para muslimah. Bagi para wanita muslimah yang memahami konsep Islam secara baik, yang menjadi ukuran utama adalah kadar ketaqwaan dan tingkat keimanan dari calon suami. Sementara harta, jabatan, penampilan fisik dan latar belakang menjadi tidak lebih diutamakan meski tidak pula menampik hasrat untuk mendapatkan yang ‘lebih’ dari semua persyaratan itu. Artinya, keinginan untuk mendapatkan suami dengan penampilan menarik, harta yang cukup ditopang jabatan yang menjanjikan menjadi tidak lebih penting bagi seorang wanita muslimah jika syarat utamanya, yakni kadar keimanan dan akhlaq yang baik tidak dimiliki oleh calon pendampingnya.

Banyak wanita muslimah saat ini yang berpendapat bahwa tidak ada salahnya untuk memperoleh pendamping hidup yang sholeh, tampan, cukup harta dan berpendidikan. Pendapat itu tidak salah, namun juga tidak menjadi benar jika itu menjadi alasan untuk menolak setiap laki-laki sholeh yang datang karena tidak memenuhi syarat lainnya.
Hal itu ditegaskan Rasulullah SAW dalam haditsnya, Dari Abi Hatim al Muzani, ia berkata, “Rasulullah SAW bersabda, “Apabila datang (meminang) kepadamu orang yang kamu ridhai agamanya dan akhlaqnya, maka nikahkanlah (anakmu dengan) dia. Jika tidak kamu lakukan maka akan timbullah fitnah di bumi dan kerusakan yang besar,” Mereka bertanya, “Ya Rasulullah, jika hal itu memang ada?” Beliau menjawab, “Apabila datang (meminang) kepadamu, orang yang engkau ridha (karena) agama dan akhlaqnya, maka nikahkanlah anakmu dengan dia.” (diucapkan tiga kali) (HR. Tirmidzi)

Imam Asy Syaukani mengatakan, “orang yang kamu ridhai karena agama dan akhlaqnya” dalam hadits diatas, menunjukkan bahwa kufu itu menyangkut segi agama dan akhlaq. Sedangkan Imam Malik menegaskan bahwa kufu itu hanya menyangkut agama saja. Demikian juga apa yang dikutip dari Umar dan Ibnu Mas’ud dan kalangan tabi’in seperti Muhammad Ibn Sirin dan Umar bin Abdul Aziz dengan dasar firman: “Sesungguhnya yang paling mulia diantara kamu adalah yang paling taqwa kepada-Nya.”

Dari sudut pernikahan, kufu dalam arti agama memang menjadi suatu ketentuan yang mutlak. Namun, kufu dari sisi akhlaq merupakan pertimbangan yang lebih jauh. Ini menyangkut masa depan keutamaan sebuah keluarga muslim di tengah keluarga muslim lainnya. Oleh karena itulah Rasulullah SAW menyatakan bahwa apabila yang datang itu adalah seorang yang baik agama dan akhlaqnya, maka (jika anak perempuannya juga tidak keberatan) pinangannya harus diterima.

Agama dan akhlaq adalah ukuran yang ideal bagi suami yang baik. Dari sisi inilah wajar bila seorang wanita muslimah ingin mendapatkan nilai lebih dari diri calon suaminya, minimal dibandingkan dirinya sendiri. Tetapi cukuplah bersyukur atas nikmat dan anugrah yang diberikan Allah SWT jika memang Allah menentukan pilihan bagi seorang muslimah yang …ehm, Sholeh, tampan, berpendidikan dan cukup harta. Hendaknya ia tidak menjadi takabbur menganggap dirinya lebih mulia dari wanita muslimah lainnya, karena sesungguhnya atas segala nikmat yang Allah berikan, Allah titipkan pula ujian didalamnya untuk menguji apakah hamba-Nya bersyukur atau sebaliknya

Minggu, 11 Oktober 2009

PELANGI KAMPUS SYARI’AH

Juni 2009
Hari pertama bertemu denganmu, kau tampak biasa-biasa saja di mataku, bahkan bisa dibilang tidak menarik sama sekali. Kala itu, awal perkenalan kita, awal membangun pondasi ukhuwah kita, berharap kita bisa ta’awun karena nantinya kita akan terlibat dalam interaksi yang cukup panjang.

Mulanya biasa-biasa saja, bahkan beribu kegamangan yang tercipta dengan para penghunimu. Tapi aku yakin bahwa setiap orang yang berinteraksi denganmu adalah pembelajar sejati, tidak menutup kemungkinan mereka semua adalah mantan pemaksiat, sama halnya dengan diriku. Satu yang perlu dipahami, setiap orang punya masa lalu, kita tidak melihat itu. Yang kita nilai, berapa besar usaha kita untuk berubah menjadi lebih baik. Membangun sebuah peradaban yang terlupakan. Peradaban yang terkikis oleh hedonisme dan kediktatoran penguasa zaman yang tidak bertanggung jawab. Kau hadir dengan penampilan biasa-biasa saja, tapi yang kau tawarkan adalah misi yang sungguh luar biasa, sangatlah mulia. Dan akupun terjebak dalam kekhawatiran, apakah aku bisa menyertaimu menggapai cita-cita itu, terasa sangat berat dan sangat besar. Kuyakinkan diriku, kita adalah apa yang kita pikirkan, where there is a will, there is a way, HARAPAN itu masih ada. Aku harus bangkit. ALLAHU AKBAR, innallaha ma’anaa.

Akupun mulai tertarik padamu, dan ingin menjadi bagian dari dirimu, membangun peradaban yang gilang-gemilang. Namun menjadi orang baik bukanlah perkara mudah, tak semudah membalikkan telapak tangan, begitu kata teman-teman. Tentunya kan ada banyak kerikil-kerilkil tajam yang kan senantiasa menemani setiap langkah kita.














Aku jatuh cinta, pada semua hal tentang dirimu.

Kamis, 10 September 2009

HARI DUKA

Pagi-pagi mesti siap-siap, menuju rumah duka. Ayahanda kak Ani yang telah memenuhi panggilan-Nya pada Rabu, 090909 rencananya akan dikebumikan hari ini.
Suasana haru terhiasi dengan deraian air mata keluarga dan kerabat yang ditinggalkan.
Siapa yang tak bergetar hatinya, melihat sosok tak bernyawa, terbujur kaku dan terbungkus kafan?
Kelak, kita semua akan mengalami hal yang serupa.
"Kulllu nafsin dzaa'iqatul maut"

Ya Allah...senangnya ketika banyak yang ikut menyolatkan jenazah kita.
Bahagianya menjadi sosok yang berarti dan banyak manfaat sehingga kehadiran kita kan dirindukan dan kepergian kita kan diiringi tangis kehilangan.
Aku ingin seperti itu ya Allah..........

Untuk kak Ani & keluarga....
Semoga dilimpahkan kesabaran dan ketabahan.
Ikhlashkan kepergian Ayahanda.
Iringi dengan doa yang tak putus-putusnya.
Rasulullah bersabda:
Ketika bani Adam meninggal dunia maka terputuslah amalnya kecuali 3 perkara:
- Doa anak sholeh
- ilmu yang bermanfaat
- Amal jariyah

Semoga Almarhum diampuni dosa-dosanya, dilipatgandakan amalan-amalannya dan mendapatkan naungan di hari tak ada lagi naungan kecuali naungan dari-Nya.
Amin

***

Jenazah pun dimasukkan dalam keranda...
tiba-tiba......aku teringat mama.
Ma........apa kabarmu di alam Barzakh?
Masih hangat dalam ingatan kejadian 4 tahun silam.
Ya, tepat 4 tahun sudah. Kau pergi untuk selamanya, 10 September 2005.

Sungguh aku merindukanmu ma........

Dely jabe yang mengenangmu :'(

Rabu, 09 September 2009

AKU HANYA INGIN MENULISKANNYA

Banyak hal yang bisa diceritakan. Namun terkadang sangat sulit untuk dituliskan. Lembaran-lembaran berikut sengaja kutorehkan. Manfaatnya belum jelas! Hanya saja aku ingin ada sejarah yang bisa dikenang.

Baikalah..., aku kan mencoba menuliskan sesuatu yang sederhana. Semoga bisa. Amin....

***

Aku prihatin, semalaman Indo' batuk-batuk terus. Aku tidak kuat mendengarnya.
Ya Allah...berikanlah nenekku yang terbaik.
Kalau batuk-batuk itu adalah cara-Mu untuk hapuskan dosa-dosanya yang telah lau, aku ridho ya Rabb, aku ikhlashkan, karena Engkaulah Yang Maha Tahu.
Namun bila kesembuhan baginya adalah jalan terbaik tuk memberinya kesempatan senantiasa dekat dengan-Mu, aku mohon...sembuhkanlah ya Rabb....

ABOUT INDO'

Indo' adalah panggilan akrab utnuk nenekku. Beliau adalah ibu dari mama. Namanya Hj. Rahmah. Umurnya...., berapa ya? ntar tak tanya dulu....
Wah...beliau juga ga tahu. Ya... sekitar 50-an lebih lah. Seperti Opanya Upin dan Ipin.
Janda dari almarhum Thahir yang wafat 13 tahun silam (1945-1996)

Indo' dikaruniai 9 orang anak. Satu diantaranya meninggal ketika masih berumur 40 hari dan belum diberi nama.
Jadi..., Indo' sisa memiliki 8 orang anak (wah, kayak anak SD aja menghitungnya, hihihi)
Mereka adalah:

1. Hatijah x Burhanuddin
2. Muh. Ja'far x Halijah
3. Muh. Arsyad x Telly
4. Halmiah x Ja'far
5. Hastuti x Rustam
6. Aisyah x Syamsuddin
7. Hasniati x Rusly
8. Rusmin Nuryadi

Cucu-cucunya adalah:
1. Delyana (1)
2. Aswin Wijaya (2)
3. Syahrir Rammang (4)
4. Musafir Rabbani (1)
5. agung Riyanto (2)
6. Sardin Rammang (4)
7. Vira Anjani (5)
8. Adel Kurniawan(3)
9. Alfian Rangga(3)
10. Nini Suciani (2)
11. Ainul Yaqin (1)
12. Merikewati (3)
13. Muh. As'ad Syam (6)

Dua anaknya telah mendahulinya kembali ke haribaan-Nya yaitu Hatijah (almh) dan Muh Ja'far (alm)

Indo'
Sosok yang tegar dalam menghadapi hidup yang keras ini. Tak pernah kuliahat dia marah kecuali sekali saja. Itupun karena memang takbisa ditolerir.

Indo'
Rajin Sholat dan ngaji. Apalagi di bulan Ramadhan ni. Meskipun ada perilaku jahiliyah yang diwariskan moyangnya yang masih ia jalankan, namun ia juga tak pernah membantah atau bersikap angkuh bila kuluruskan aqidah dan pemahamannya.
Itulah yang membuatku betah berlama-lama diskusi dengannya.
Indo'....kusayangki'

Sekarang usia Indo semakin senja. Imunnya juga sudah tak berfungsi dengan baik. Banyak penyakit yang bersemayam (hehehe, seperti singgasana ajah) dalam tubuhnya yang mulai renta. Komplikasi. Duh.....sedihnya.
Tak banyak yang bisa ana lakukan, cuma menyodorkan Habbatussauda dan Sari Kurma, Pengobatan Nabi, semoga Allah memberkati.

Indo' merasa ajalnya sudah dekat. Mungkin karena ia mulai sakit-sakitan. Ia pun mengunkapkan keinginannya mau melihat si bungsu menikah. Rusmin Nuryadi (Om Ughy, 24 thn)
Amin deh...semoga Indo dipinjami umur oleh Allah dan masih sempat melihat Om Ughy duduk di pelaminan.

***

"Nda' mauki' liatka' saya pengantin Indo'?" candaku padanya.
"Suruni sija' Cowokmu lettukiko!" jawabnya.
Akupun terpingkal-pingkal dibuatnya.
Hohoho...cowok??? mana ada! Mau suruh siapa?
Lagian...apa ada orang yang 'mau' ma sy. hihihi....

***

Indo'...
Semoga Allah senantiasa menjagamu kala penjagaan kami tak sampai kepadamu (Yahfazhukillah).
Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan kasih sayang-Nya padamu sebagaimana kasih sayangmu pada anak dan cucumu.
Indo'...
Tak banyak yang bisa kami persembahkan
Hanya Doa yang bisa kami panjatkan mengiringi setiap hembusan nafasmu.
Semoga panjang umur dalam ketaatan.
Semoga diwafatkan dalam keadaan Husnul Khotimah.
Amin Ya Rabbal 'Alamin

Senin, 24 Agustus 2009

MISTERI PROFILE ID FACEBOOK

Tulisan ini ana copy dari blog seseorang:

Salah satu jejaring sosial yang saat ini sedang naik daun, yakni Facebook. Boleh dikatakan sedang buming-bumingnya dikalangan anak-anak, anak remaja, orang tua, bahkan kakek nenek. Mereka semua memanfaatkannya dengan begitu antusias dan bersemangat menuliskan apa yang mereka pikirkan pada saat itu pula.
Tapi sadarkah kita, ada sesuatu yang menarik perhatian khususnya saya pribadi tentang profile id facebook. Sebenarnya saya kemarin jalan-jalan kesalah satu blog yang ada dishoutmix saya? (sebelumnya maaf saya lupa blognya, nanti kalo sudah ketemu pasti ada saya cantumkan). Didalam blognya terdapat satu keterangan yang menurut saya patut diperhitungkan, tapi entah bagi sebagian lagi (mohon pendapatnya setelah tulisan ini selesai?). Dari yang dijelaskan di blog itu, bahwa ada Misteri yang meliputi facebook. kebetulan yang diambil adalah profile id facaebook. Pasti kalian bertanya-tanya kenapa harus id?
Singkatnya begini, setelah kita mendaftar di facebook, pasti kita semua akan mendapatkan profile id semisal http://www.facebook.com/profile.php?id=1116640205. Nah bagi mereka yang ahli dibidang data base (maaf penulis bukan ahlinya data base) pasti tau donk apa arti id=1116640205. Dalam blog dan sumber yang saya dapat, ternyata mereka memcoba mengutak atik untuk id=1 sampe id=100. berikut cara mereka mengutak-atik id tersebut......

ternyata id 1 sampe 3 9a ada value nya alias kosong so bakal redirect k halaman home ...

nah ternyata id=4 muncul tuh ... http://www.facebook.com/profile.php?id=4 nah ternyata itu adalah acc nya Mark Zuckerberg, alias yang punya FB ...

9w coba lagi id=5 ... muncul tuh acc nya Chris Hughes, salah satu pendiri facebook juga http://www.facebook.com/profile.php?id=5

pas 9w coba 6, eh value nya kosong ...

9w coba lagi id=7 ... muncul lah acc Arie Hasit ,,,

coba lagi 8,9,10 ternyata kosong ,,,

dan 9w coba id=11 ,,, ternyata acc nya Soleio ...

dari id 12-25 kosong trus ,,, dan baru ada value nya lagi di id=26 sampe id 32

di id=33 valuenya kosong juga ,,,

nah, sebenernya 9w belom dapet mecahin maksud dari id2 yang kosong dan mengapa mulai dari 4,5,7,11 etc ...

9w coba googling dengan keyword 45711, 4 5711 45 711 457 11, etc ... akhirnya 9w kepikiran untuk mecahin jadi tanggal pada bagian 711 ,,, jadi 7 november ... dan yang 9w temuin d google adalah



itu adalah Alpha Epsilon Pi, yaitu organisasi persaudaraan yahudi d amerika selatan yang didirikan pada tanggal 7 november ...

kenapa 9w iseng banget utak-atik id FB? coz sama2 kita tau kalo pendiri2 FB kebanyakan yahudi ... biasanya yahudi tuh bikin isyarat2 atau simbol2 gitu ... contoh nya peristiwa 11 september (9/11) ,,, trus emergency call 911 ... maka nya 9w penasaran ,,,

sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=1772261

Itulah kenapa saya jadi penasaran...... dan yang tau dari maksud didirikannya facebook adalah yang mendirikannya dan tentunya Allah SWT.

" KARENA KEBENARAN HANYA MILIK ALLAH SWT DAN DATANGNYA PUN DARI ALLAH SWT "

Salam Blogger Semua, smoga bermanfaat....

http://bangbowo-tulisanku.blogspot.com/2009/08/salah-satu-jejaring-sosial-yang-saat.html

Rabu, 12 Agustus 2009

MULAILAH MEMBERI

-->
Bila tak seorangpun berbelas kasih pada kesulitan kita, atau tidak ada yang merayakan keberhasilan kita, atau tak seorang pun bersedia mendengarkan, memandang, memperhatikan apa pun pada diri kita, jangan masukkan dalam hati.....
Manusia itu selalu disibukkan dengan urusannya sendiri. Kita tidak perlu memasukkannya ke dalam hati, karena hanya akan menyesakkan dada dan membebani langkah kita. Mari ringankan hidup kita dengan senantiasa memberi , berbagi dengan yang lain. Semakin banyak kita memberi, semakin mudah kita memikul hidup ini.
Marilah kita berdiri di depan jendela, memandang keluar dan tanyakan pada diri kita, apa yang bisa kita berikan pada dunia ini. Pasti ada alasan kuat mengapa kita hadir di dunia ini. Bukan untuk meminta ataupun merengek agar dunia menyanjung kita. Keberadaan kita bukan untuk kesia-siaan. Perhatikanlah cacing, bahkan mereka diciptakan pun untuk mengemburkan tanah . dan sebongkah batu dipadatkan utnuk menahan gunung. Alangkah hebatnya kita dengan segala kekuatan yang tak dimiliki siapapun utnuk mengubah dunia. Itu hanya bila kita mau memberikannya.
Apa yang akan kita beri? suka kita, ataukah duka kita? Kita ingin menjadi pribadi yang banyak manfaat ataukah sebaliknya?
Let’s change the world with love…!!!
Anis Matta bilang, Cinta adalah memberi . iyakah?
Diadopsi dari berbagai sumber